Home/Informasi

Menata Taman Mungil

Minggu, 07 Januari 2010 | 15:05:00 WIB

:

Setiap bangunan rumah pasti mempunyai sejengkal tanah kosong. Lahan
yang kecil ini akan sangat menentukan untuk menambah keasrian rumah
anda. Tampilan suatu taman jelas tidak tergantung dari ukuran dan luas
dari lahan. Bila dikerjakan dengan penuh perhatian dan desain yang
matang, sebuah taman mungil bisa memperindah rumah tinggal secara
keseluruhan. Ada berbagai macam cara agar taman mungil terkesan
menggemaskan dan mengagumkan. Memiliki taman mungil dirumah sangat
dianjurkan karena selain memperindah wajah rumah juga akan sangat baik
bagi kesehatan dan psikologis.




Tiga hal yang perlu diperhatikan dalam menata taman adalah :

Pertama, Jika kita mempunyai lahan yang terbatas (sempit) salah satu
rumusnya adalah jangan mempunyai keinginan hendak memindahkan taman
orang lain ke taman sendiri. Hal ini dikarenakan orang cenderung ingin
memiliki apa yang telah dimiliki tetangga atau orang lain. Karena lahan
yang kita miliki terbatas, buatlah taman mungil dengan aneka jenis
tanaman yang juga mungil (kerdil) hal ini untuk mencapai proporsi yang
seimbang antara taman dengan fasade rumah kita.

Kedua, bagaimana dengan arah sinar matahari, hal ini akan
berpengaruh terhadap kondisi pencahayaan ditaman dengan pemilihan jenis
tanaman. Jika taman tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup, dapat
memilih jenis tanaman yang menyukai keteduhan (tidak terlalu
membutuhkan sinar matahari). Arah edar matahari ini sangat penting
karena berpengaruh terhadap proses fotosintetis pada tanaman di taman
kita.


Ketiga, kondisi tanah dan penyerapan airnya. Untuk menghasilkan
taman yang baik, diperlukan kondisi tanah yang subur. Tanah
dikategorikan subur jika kadar humusnya tinggi sehingga lebih mudah
dalam menyerap air. Untuk kota-kota besar, biasanya kondisi tanahnya
kurang subur untuk itu perlu perawatan sebelum menbuat taman. Yaitu
dengan mencampur tanah dengan pupuk kandang atau kompos.


Untuk menata taman mungil, ada dua hal penting yaitu penentuan elemen lunak (soft material) dan elemen keras (hard material).


Elemen lunak ini terdiri dari jenis tanaman apa saja yang akan kita
tanam. Apakah tanaman perdu, tanaman merambat (kembang telang, alamanda
cathartica), tamanan peneduh, tanaman berbunga dan tanaman penutup
tanah (seperti krokot, blue eyes, bawang-bawangan maupun rumput). Yang
perlu diperhatikan adalah proporsi antara tamanan yang rendah sampai
tanaman yanga tinggi, sehingga kelihatan menarik.


Air juga termasuk elemen lunak yang sering kita hadirkan dalam
taman. Keterbatasan lahan dapat kita akali dengan membuat kolam kecil
dengan air terjun mini di tembok yang sudah disulap dengan bentuk
batu-batuan taman tebing. Taman tebing ini selain untuk alasan estetika
juga berfungsi untuk menyembunyikan tembok pembatas rumah yang masif
dan licin. Selain itu juga sebagai jalan keluar apabila kondisi tanah
di rumah kita memang sangat tandus dan kurang subur.


Kehadiran kolam dengan air yang terus mengalir akan menambah suasana
sejuk ditaman. Untuk memperlancar sirkulasi air diperlukan pompa air
otomatis sehingga sirkulasi air tetap terjaga. Suara gemericik air akan
menambah suasana teduh dan tenang. Untuk lebih menonjolkan nuansa
alami, ada baiknya dilengkapi dengan tanaman air atau dengan tempayan
khusus. Tanaman air seperti lotus, apu-apu atau water poppy akan mampu
melunturkan kesan keras yang ditampilkan oleh bebatuan . Untuk
menghindari menjadi sarang nyamuk ada baiknya dipelihara juga beberapa
ikan yang ditempatkan di kolam.


Sedangkan elemen keras terdiri dari bebatuan, yang sering dipakai
sebagai pendukung keindahan taman. Lempengan batu alam ini dengan
bentuk komposisi yang tidak beraturan dapat berfungsi sebagai jalan
setapak dan akan menambah kesan alami. Taman memang tidak selalu
memiliki jalan setapak, namun jalan ini berfungsi sebagai sirkulasi
yang memungkinkan kita menjelajahi seluruh taman tanpa menginjak rumput
atau tanah. Ada berbagai jenis pemilihan batu alam yang ditawarkan
dipasaran, tinggal disesuaikan dengan selera dan kantong kita.
Keindahan taman mungil semakin lengkap jika ditambah dengan patung
sebagai ornament estetis maupun lampu taman. Selain sebagai penerangan,
lampu ini akan membuat taman tampil dramatis di malam hari. Ornamen
estetis seperti tempayan juga akan membuat tampilan taman mungil lebih
memikat.

[Sukawi, ST, MT - Dosen Arsitektur Undip]

bookmark facebook google rssfeed

Komentar

Ada 0 Komentar Untuk Informasi Ini. Posting komentar Anda
Kirim Komentar
  kode:
 

Pimpinan

AMINUDIN SUPRIYADI

Kontak

Kantor Pusat
Jalan Pramuka No.20C Khatib Sulaiman
Ulak Karang, Padang 25000
Sumatera Barat - Indonesia
Phone Office : +62 0751 442111
Aminudin : +62 08126661972
Nani : +62 085274749167
Feby :+62 085375027953
Fax : 0751 7052972
feby_prabu@yahoo.com

Galeri Foto

Live Support


    Feby Yolanda